Apa itu radioterapi stereotaktik?
Teknologi stereotaktik adalah bentuk external beam radiotherapy tingkat lanjut yang digunakan untuk mengobati jenis tumor atau penyakit tertentu dengan jumlah sesi pengobatan yang sedikit (biasanya 1–5), yang umumnya terletak di otak, tulang belakang, paru-paru, hati, pankreas, ginjal, prostat, serta area tubuh lainnya sesuai dengan keputusan dokter onkologi pasien.
Radioterapi stereotaktik juga dapat disebut sebagai stereotactic body radiotherapy (SBRT), stereotactic ablative radiotherapy (SABR), atau stereotactic radiosurgery (SRS). Ciri khasnya adalah pengobatan pada volume yang terdefinisi dengan baik dengan presisi sangat tinggi menggunakan dosis radiasi tinggi dan dengan jumlah sesi pengobatan yang sedikit. Misalnya, pengobatan external beam radiotherapy tipikal akan diberikan hingga sekitar 30 sesi pengobatan, sedangkan pengobatan radioterapi stereotaktik akan diberikan hingga 5 sesi pengobatan.
Terapi ini dapat digunakan untuk mengobati penyakit primer maupun penyakit metastasis (kadang-kadang disebut sebagai tumor sekunder). Ini adalah tumor yang telah menyebar dari organ lain di tubuh dan kanker di otak, tulang belakang, tulang, hati, dan paru-paru.
Radioterapi stereotaktik berdasarkan jenis kanker
Radioterapi stereotaktik untuk penyakit oligometastatik
Radioterapi stereotaktik dapat digunakan untuk mengobati penyakit oligometastatik, yaitu tumor sekunder yang telah menyebar di luar tumor asli dan terbentuk di berbagai organ. Penyakit oligometastatik dapat diobati dengan radioterapi stereotaktik dengan tujuan untuk meningkatkan hasil pengobatan pasien dan mengendalikan penyakit.
Teknologi perawatan kelas dunia kami, yang dipadukan dengan teknik pencitraan canggih, seperti pemindaian PET/CT, dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengidentifikasi dan menargetkan tumor kecil ini secara akurat yang mungkin tidak terdeteksi. Ahli onkologi kami akan dapat memberi tahu anda apakah pilihan perawatan ini tersedia dan direkomendasikan untuk anda.





