Skip to main navigation Skip to main content

Terjemahan halaman tidak tersedia

Halaman ini tidak tersedia dalam bahasa yang telah dipilih dan akan ditampilkan dalam bahasa Inggris.

Anemia defisiensi besi

Anemia defisiensi besi merujuk pada kekurangan zat besi dalam tubuh, yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi hemoglobin dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Lompat ke: Ringkasan Faktor risiko Tanda dan gejala Diagnosis Pengobatan FAQs

Apa itu anemia defisiensi besi?

Anemia defisiensi besi terjadi ketika tubuh anda tidak memiliki cukup zat besi untuk membuat protein yang disebut hemoglobin, yang dibawa dalam sel darah merah anda dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh anda.

Faktor risiko anemia defisiensi besi

Anemia defisiensi besi dapat terjadi dengan cara-cara berikut:

  • Kehilangan darah – Hal ini dapat terjadi akibat pembedahan atau pendarahan internal. Wanita dengan menstruasi berat (kehilangan darah akibat haid), wanita hamil, dan mereka yang baru melahirkan dapat mengalami kekurangan zat besi

  • Penyerapan zat besi yang buruk – Gangguan seperti penyakit crohn atau penyakit celiac dapat mengurangi kemampuan tubuh anda untuk menyerap zat besi dari usus

  • Asupan zat besi yang tidak mencukupi – Gaya hidup vegetarian dan vegan dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi karena berkurangnya asupan produk hewani yang kaya akan zat besi yang mudah diserap

Penyebab dan faktor risiko tambahan anemia defisiensi besi pada penderita kanker meliputi:

  • Beberapa pengobatan kanker tertentu – seperti radioterapi, serta beberapa obat kemoterapi dapat merusak jaringan sumsum tulang tempat sel darah diproduksi. Pengobatan tersebut juga dapat merusak ginjal, tempat hormon (eritropoietin) diproduksi, yang membantu pembentukan sel darah merah di sumsum tulang

  • Jenis kanker tertentu – Seperti kanker usus (yang dapat menyebabkan kekurangan zat besi akibat kehilangan darah kronis ke dalam usus), kanker darah/sumsum tulang, dan kanker yang menyebar ke sumsum tulang

  • Efek samping kanker dan pengobatannya – Hal ini seringkali dapat menyebabkan muntah dan mual serta nafsu makan yang buruk, yang dapat mengakibatkan rendahnya kadar zat besi dalam makanan

Tanda dan gejala anemia defisiensi besi

Beberapa orang dengan anemia defisiensi zat besi ringan mungkin tidak langsung menyadari gejalanya, namun tanda dan gejala yang umum meliputi:

Kulit pucat dan tampak kusam

Rasa lelah dan lemah

Pusing dan merasa lemas

Kesulitan bernapas

Nyeri di dada anda

Sakit kepala

Detak jantung tidak teratur

Tangan dan kaki dingin

Pica – Ini adalah keinginan yang kuat terhadap hal-hal yang bukan makanan, seperti tanah atau cat

Penting untuk menemui dokter umum atau pakar kesehatan jika anda mengalami salah satu gejala di bawah ini.

Bagaimana anemia defisiensi besi didiagnosis?

Anemia didiagnosis melalui tes darah, yang dikenal sebagai hitung sel darah lengkap. Untuk mendokumentasikan kekurangan zat besi, diperlukan tes darah yang disebut "studi zat besi". Tes ini akan mencakup serum ferritin (jumlah total zat besi yang tersimpan dalam tubuh anda), yang umumnya akan rendah pada kasus kekurangan zat besi.

World Health Organisation mendefinisikan anemia sebagai kadar hemoglobin di bawah 130 g/L untuk pria dan 120 g/L untuk wanita yang tidak hamil, dan kekurangan zat besi sebagai kadar feritin serum di bawah 30 mcg/L untuk semua orang dewasa.

Pada penderita penyakit kronis, seperti kanker, kadar feritin dapat meningkat karena efek penyakit atau peradangan, oleh karena itu, tes tambahan mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis anemia defisiensi besi dalam keadaan ini.

Pengobatan untuk anemia defisiensi besi

Tujuan pengobatan adalah untuk menormalkan kadar hemoglobin dan mengisi kembali cadangan zat besi dalam tubuh anda. Hal ini dapat dilakukan melalui cara-cara berikut:

  • Mengonsumsi suplemen zat besi oral

  • Infus zat besi – di mana zat besi diberikan secara intravena (melalui jarum yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah anda)

  • Transfusi sel darah merah – untuk kasus anemia defisiensi besi yang lebih serius

Meningkatkan asupan sumber kaya zat besi dalam makanan, seperti daging merah tanpa lemak, dapat membantu, tetapi kemungkinan besar tidak akan mengembalikan kadar zat besi secara memadai tanpa pengobatan tambahan jika anemia terjadi. Bagian penting dari penanganan anemia defisiensi besi adalah mengatasi penyebab masalah, misalnya menghentikan kehilangan darah. Pengujian tambahan mungkin juga diperlukan untuk memahami penyebab anemia defisiensi besi, seperti pengujian untuk pendarahan saluran pencernaan.

FAQs

Referensi

Informasi tambahan

Buat janji temu

Kami hadir untuk membantu anda melewati masa sulit ini dengan menawarkan konsultasi tatap muka dan jarak jauh.

Konsultasikan sekarang
Icon Oncology Malaysia Doctors

Tim dokter

Icon menyatukan beberapa ahli onkologi klinis dan hematologi paling berpengalaman di Malaysia.

Cari dokter

Medical concierge

Siap membantu pasien di seluruh kawasan ASEAN.

Medical concierge

Tim perawatan anda

Tim perawatan kanker Icon hadir untuk mendukung anda dengan penuh kasih sayang, pengetahuan, dan harapan.

Tim perawatan anda