Apa itu anemia?
Anemia adalah gangguan darah yang disebabkan oleh sejumlah alasan berbeda, termasuk kehilangan darah, kerusakan sel darah merah (juga disebut hemolisis) dan tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah (misalnya karena kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh sumsum tulang).
Jenis-jenis anemia
Ada banyak jenis anemia yang berbeda, termasuk:
-
Anemia defisiensi zat besi
Jenis anemia ini terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi. Zat besi sangat penting bagi tubuh untuk memproduksi protein hemoglobin, yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dalam sel darah merah.
-
Anemia aplastik
Jenis anemia ini terjadi jika sumsum tulang sangat kurang aktif. Sumsum tulang bertanggung jawab untuk memproduksi semua sel darah dalam tubuh anda, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
-
Anemia pernisiosa
Jenis anemia ini adalah gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menyerap cukup vitamin B12 dari makanan untuk memproduksi sel darah merah. Baik vitamin B12 maupun folat (juga vitamin B) diperlukan untuk pembentukan sel darah merah yang sehat.
-
Anemia hemolitik
Jenis anemia ini terjadi ketika sel darah merah dihancurkan lebih cepat daripada yang dapat diproduksi. Biasanya sel darah merah memiliki masa hidup tiga bulan, namun pada beberapa kondisi bawaan (seperti penyakit sel sabit dan talasemia) tubuh menghancurkan sel darah merah sebelum masa hidupnya berakhir.
Faktor risiko anemia
Anemia relatif umum terjadi pada penderita kanker, yaitu ditemukan pada 40-50% penderita kanker. Anemia pada pasien kanker dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:
Beberapa pengobatan kanker tertentu, seperti radioterapi, serta obat-obatan kemoterapi , dapat merusak jaringan sumsum tulang tempat sel darah diproduksi. Obat-obatan tertentu juga dapat merusak ginjal, tempat hormon (eritropoietin) diproduksi, yang membantu pembentukan sel darah merah di sumsum tulang
Jenis kanker tertentu – Seperti kanker darah dan kanker yang menyebar ke sumsum tulang, misalnya tumor ovarium dan paru-paru
Efek samping kanker dan pengobatan kanker – Hal ini seringkali dapat menyebabkan muntah dan mual serta nafsu makan yang buruk, yang dapat mengakibatkan kadar zat besi, folat, dan vitamin B12 yang rendah
Kehilangan darah – Ini bisa terjadi akibat operasi atau pendarahan internal yang timbul dari kanker itu sendiri
Tanda dan gejala anemia
Jika anda mengalami salah satu gejala ini, penting untuk segera menemui dokter umum atau tenaga kesehatan profesional anda.
Gejala umum anemia meliputi:
Kelelahan dan rasa letih
Pusing
Detak jantung tidak teratur atau cepat
Sakit kepala
Nyeri di dada
Tangan atau kaki dingin
Kesulitan bernapas
Pengobatan untuk anemia
Pengobatan anemia akan bergantung pada gejala anda serta penyebab anemia tersebut. Pilihan pengobatan dapat meliputi:
Suplementasi – Zat besi, B12, atau folat (asam folat) dapat diresepkan, biasanya dalam bentuk tablet, meskipun zat besi dapat diberikan melalui infus dan vitamin B12 diberikan melalui suntikan
Meningkatkan asupan makanan kaya zat besi
Transfusi darah – Jika kadar hemoglobin anda sangat rendah, atau jika kadar anda perlu ditingkatkan dengan cepat
Pengobatan – Jika anemia anda disebabkan oleh kemoterapi, anda mungkin akan diresepkan obat yang meningkatkan produksi eritropoietin, yang dikenal sebagai erythropoietin stimulating agents (ESA), yang membantu sumsum tulang anda menghasilkan lebih banyak sel darah merah




